Manusia selalu mencari pembenaran akan dirinya sendiri. (seperti saat ini, gw mengatasnamakan 'manusia'.. hehe)
After that 'ligtning from the past' I felt so so down. Dan karena ingin mencari pembenaran maka gw mencari kuping yg mau ndengerin gw, yang pada intinya adalah mau mengiyakan bahwa gw emang kasian. What a pity.. shame on me!
Selama ini gw jg pikir bahwa gw belum bisa ngelupain dia karena gw belum maafin dia. Ternyata bukan hanya itu. Tapi juga sebagai bentuk penyesalan yang berkepanjangan. Penyesalan yg selama ini gw bahkan ga tau mengapa gw nyesal. Dan syukurnya 'kuping' yang dengerin gw sekarang ini ga cuma jadi kuping tapi ikutan nonjok dan nunjukin apa yang selama ini gw cari. Selama ini gw pikir yang bikin gw putus ama dia adalah karena kita tidak cocok, bukan jalan Tuhan, belum jodoh, etc.
Ternyata dan emang ini gw akui, adalah karena komitmen gw yang belum terbentuk nyata. Waktu itu gw komitmen buat jalan ama dia, but that's it.. that's all no moving forward. No real action. Buktinya sekarang dia udah merid. Coba kalo masih jalan ama gw, apa sekarang gw bisa ngajak dia merid? Ini tonjokan buat gw.
That's right. That's the fact! I have to realize that, accept it and make a change... if I don't want to be like this for the rest of my life... and of course I don't!
***after sharing with Anne (thanks girl)***
Surat Suara Tanpa Angka
11 years ago
0 comments:
Post a Comment